Pengertian Renang gaya dada

Pengertian Renang gaya dada

Pengertian Renang gaya dada

Pengertian Renang gaya dada – Renang gaya dada adalah/ Renang gaya dada yaitu/ Renang gaya dada merupakan/ yang dimaksud Renang gaya dada/ arti Renang gaya dada/ definisi Renang gaya dada.

Renang gaya dada (breast stroke) atau sering disebut gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan di buka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Gaya dada yang dilakukan secara benar memerlukan teknik pernapasan yang teratur dengan wajah terbenam pada saat meluncur.
Itulah penjelasan dari saya tentang apa yang dimaksud renang gaya dada, semoga bermanfaat.

Teknik Lempar Lembing

Teknik Lempar Lembing

Teknik Lempar Lembing

Teknik Lempar Lembing - Lempar Lembing adalah salah satu olahraga cabang atletik yaitu nomor lempar. Tujuan dari lempar lembing adalah berusaha melempar lembing sejauh-jauhnya dengan benar. Tehnik lempar Lembing terdiri dari ancang-ancang, irama lima langkah, melempar dan pemulihan, berikut penjelasannya.

Ancang-ancang
Ancang-ancang biasanya diawali dengan lari sebanyak 8-9 langkah dengan kecepatan lari terus ditambah atau semakin cepat.

Irama Lima Langkah
Langkah 1 sampai 3 – Diawali dengan memegang lembing secara mendatar atau horisontal dan tangan di tekuk di atas bahu. Pada waktu mendarat pada kaki kanan gerakan lengan pelemar ke belakang setinggi bahu, telapak tangan pelempar menghadap ke atas. Pertahankan kecepatan lari ancang-ancang. Lembing dipegang dekat dengan kepala. Langkah ketiga berfungsi sebagai persiapan untuk melakukan langkah berikutnya yaitu langkah 4 dorong.
Langkah 4 - pada fase ini adalah fase langkah dorong dengan langkah yang lebih panjang dan datar terjadi sesudah mendorongnya dengan kaki kiri. Kaki kanan mendahului kaki kiri dan sebelum mendarat kaki kiri ada didepan kaki kanan lagi.
Langkah 5 - Kaki kiri mendarat pada tumit dantetap dipertahankan lurus kemudian lengan yang melempar tetap diluruskan pada setinggi bahu. Badan melengkung dengan penuh kekuatan dan kaki kiri diluruskan sepenuhnya. Melempar pada saat kaki depan diluruskan. Putar pinggang dengan cepat ke depan, usahakan lengan kiri berada di dekat badan. Tarik siku kanan ke depan dan atas disisi kepala.


Pemulihan
Bawa kaki kanan ke depan untuk mencegah membuat kesalahan lempar.

Ukuran Lembing
Berat lembing putra : 800 gram
Berat lembing putri : 600 gram
Panjang lembing putra: antara 260 cm
Panjang lembing putri: antara 220 cm


Cara Memegang
Cara Finlandia - Pertama lembing diletakkan pada telapak tangan dengan ujung atau mata lembing serong hamper menuju arah badan. Kemudian jari tengah memegang tepian atau pangkal ujung dari tali bagian belakang (dilingkarkan, dibantu dengan ibu jari ndiletakkan pada tepi belakang dari pegangan dan pada badan lembing. Jari telunjuk harus lemas ke belakang membantu menahan badan lembing. Sedangkan jari-jari yang lainnya turut memegang lilitan pegangan di atasnya dalam keadaan lemas. Dengan cara Finlandia ini, jari tengah dan ibu jari yang memegang peranan penting untuk mendorong tali pegangan pada saat melempar
Cara Amerika - Pertama lembing diletakkan pada telapak tangan, dengan ujung atau mata lembing serong hamper menuju kea rah badan. Kemudian jari telunjuk memegang tepian atau pangkal dari ujung tali bagian belakang lembing, dibantu dengan ibu jari diletakkan pada tepi belakang dari pegangan dan pada badan lembing serta dalam keadaan lurus. Sedangkan ketiga jari lainya berimpit dan renggang dengan jari telunjuk turut membantu dan menutupi lilitan tali lembing. Jadi dengan pegangan cara Amerika ini jari telunjuk dan ibu jari memegang peranan mendorong tali pegangan lembing pada saat melempar .
Cara Menjepit - caranya hanya menjepitkan lembing diantara dua jari tengah dan jari telunjuk, sedangkan jari jari lainnya memmegang biasa.

Keterangan :
  • Lebar awalan 4 meter
  • Panjang awalan 40 meter
  • AC=BC= 8 meter
  • Lebar garis lempar = 7 meter


    Teknik Start Jongkok

    Teknik Start Jongkok

    Teknik Start Jongkok

    Teknik Start Jongkok – Lari cepat adalah salah satu nomor lomba cabang atletik yang paling bergengsi. Dalam mengajarkan lari pada siswa, hal yang terlebih dulu harus diajarkan oleh guru penjas adalah cara melakukan start yang benar. Start yang baik juga akan mempengaruhi hasil atau waktu yang dicapai pelari. Berikut penjelasan tentang Teknik Start Jongkok.

    Teknik Start Jongkok terdiri dari 4 (empat) fase yaitu :
    Posisi Bersedia
    Posisi start standar : letak balok depan adalah 2 kali panjang telapak kaki di belakang garis start. Letak balok belakang 1,5 panjang telapak kaki di belakang balok depan. Atur balok depan lebih datar dari balok belakang. Kedua tangan lurus garis start selebar bahu dan menopang berat badan.

    Posisi Siap
    Kedua lengan menopang berat badan. Bahu di atas dan sedikit dari kedua tangan. Angkat pantat sampai lutut membentuk sudut 90 derajat dan pantat diangkat sedikit lebih tinggi dari bahu.

    Gerak Dorong Lepas Dari Balok Start
    Gerak dorong ke depan dari kaki depan. Angkat tangan dari tanah pada saat serentak. Tariklah kaki kiri ke depan degan cepat. Luruskan pinggang dan lutut sepenuhnya pada saat gerak dorong berakhir.

    Gerak Percepatan
    Dorong ke depan dengan cepat dan penuh kekuatan dari tanah. Pertahankan posisi badan dan tegakkan togok badan sedikit

    Aba-aba yang digunakan start jongkok :
    “Bersedia”
    Letak balok depan adalah 2 kali panjang telapak kaki di belakang garis start. Letak balok belakang 1,5 panjang telapak kaki di belakang balok depan. Atur balok depan lebih datar dari balok belakang. Kedua tangan lurus garis start selebar bahu dan menopang berat badan.

    “Siap”
    Kedua lengan menopang berat badan. Bahu di atas dan sedikit dari kedua tangan. Angkat pantat sampai lutut membentuk sudut 90 derajat dan pantat diangkat sedikit lebih tinggi dari bahu.

    “Yaaa”
    Gerak dorong ke depan dari kaki depan. Angkat tangan dari tanah pada saat serentak. Tariklah kaki kiri ke depan degan cepat. Luruskan pinggang dan lutut sepenuhnya pada saat gerak dorong berakhir. Dorong ke depan dengan cepat dan penuh kekuatan dari tanah. Pertahankan posisi badan dan tegakkan togok badan sedikit

    Senjata Dalam Pencak Silat

    Senjata Dalam Pencak Silat   

    Selain bertarung dengan tangan kosong, dalam pencak silat juga mengenal dengan berbagai macam jenis senjata. antara lain sebagai berikut :
    • Keris merupakan sebuah senjata tikam yang berbentuk seperti pisau kecil, biasanya dengan bilah bergelombang yang dibuat dengan melipat berbagai jenis logam bersama-sama dan kemudian dicuci kedalam zat asam agar lebih beracun.
    • Kujang merupakan sebuah senjata berbentuk pisau yang berasal dari Sunda
    • Samping/Linso merupakan selendang kain sutera dipakai disekitar pinggang ataupun bahu, yang digunakan dalam teknik penguncian dan untuk pertahanan terhadap senjata pisau.
    Senjata Dalam Pencak Silat

    • Galah merupakan tongkat yang terbuat dari kayu, baja atau bambu .
    • Cindai merupakan kain, biasanya dipakai sebagai sarung ataupun dibungkus seperti kepala gigi. 
    • Tongkat/Toya merupakan tongkat berjalan yang dibawa oleh orang tua, pengelana dan musafir.
    • Kipas merupakan kipas lipat tradisional yang kerangkanya dapat terbuat dari kayu atau besi.
    • Kerambit/Kuku Machan merupakan sebuah pisau berbentuk seperti cakar harimau yang bisa diselipkan di rambut perempuan.
    • Sabit/Clurit merupakan sebuah sabit, biasa digunakan dalam pertanian, budidaya dan panen tanaman.
    • Sundang merupakan sebuah ujung pedang ganda Bugis, sering berombak-berbilah
    • Rencong merupakan belati Aceh yang sedikit melengkung
    • Tumbuk Lada merupakan belati kecil yang juga sedikit melengkung mirip rencong, secara harfiah berarti "penghancur lada".
    • Gada merupakan senjata tumpul yang terbuat dari baja.
    • Tombak merupakan lembing yang terbuat dari bambu, baja atau kayu yang kadang-kadang memiliki bulu yang menempel di dekat pisau.
    • Parang/Golok merupakan pedang pendek yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari seperti memotong saat menyisir hutan.
    • Trisula merupakan tiga sula atau senjata bercabang tiga
    • Chabang/Cabang merupakan trisula bergagang pendek, secara harfiah berarti "cabang". Nah itulah Senjata Dalam Pencak Silat  yang dapat penulis uraikan. Semoga bermanfaat.

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat di Indonesia

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat di Indonesia

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat di Indonesia - Nenek moyang bangsa Indonesia telah memiliki cara pembelaan diri yang ditujukan untuk melindungi dan mempertahankan kehidupannya atau kelompoknya dari tantangan alam. Dan mereka menciptakan bela diri dengan menirukan gerakan binatang yang ada di alam sekitarnya, seperti gerakan ular, kera, harimau,  ataupun burung elang.  

    Sejarah Perkembangan Pencak Silat di Indonesia

    Ilmu bela diri mulanya berasal di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak, misalnya seperti dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.

    Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ketujuh masehi, namun asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Kemudian kerajaan-kerajaan yang besar, seperti Majapahit dan Sriwijaya disebutkan memiliki pendekar-pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri dan dapat menghimpun prajurit-prajurit yang kemahirannya dalam pembelaan diri dapat diandalkan. Seorang Peneliti silat bernama Donald F. Draeger berpendapat bahwa bukti adanya seni bela diri bisa dilihat dari berbagai artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik (Hindu-Budha) serta pada pahatan relief-relief yang berisikan sikap-sikap kuda-kuda silat di candi Prambanan dan Borobudur. 

    Dalam bukunya, Draeger menuliskan bahwa senjata dan seni beladiri silat adalah tak terpisahkan, tidak hanya dalam olah tubuh saja, melainkan juga pada hubungan spiritual yang terkait erat dengan kebudayaan Indonesia. Sementara itu Sheikh Shamsuddin (2005) berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu bela diri dari Cina dan India dalam silat. Perihal ini karena sejak awal kebudayaan Melayu telah mendapat pengaruh dari kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari Cina, India, dan mancanegara lainnya. Olahraga Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam berbagai nama. 

    Di semenanjung Malaysia dan Singapura, Pencak silat lebih dikenal dengan nama alirannya yaitu gayong dan cekak. Kemudian di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat, lalu di Filipina selatan dikenal dengan nama pasilatnya. Dengan namanya saja, bisa diketahui bahwa istilah "silat" paling banyak menyebar luas keseluruh dunia, oleh karena itu, diduga bahwa bela diri ini menyebar dari Sumatera ke berbagai kawasan yang ada di Asia Tenggara. Itulah Sejarah Perkembangan Pencak Silat di Indonesia yang dapat penulis uraikan secara ringkas. Semoga bermanfaat!

    Sejarah Wushu Indonesia

    Sejarah Wushu Indonesia 

    Sejarah Wushu Indonesia - Wushu adalah salah satu komponen penting di dalam warisan kebudayaan Tionghoa yang telah mempunyai sejarah ribuan tahun. Wushu ataupun yang seringkali juga disebut Kungfu adalah seni beladiri yang berasal dari Tiongkok kuno, kemudian tersebar ke seluruh penjuru dunia melalui seorang Tionghoa bernama Hua Ren yang pergi merantau.

    Sejarah Wushu Indonesia

    Sejarah munculnya Wushu sendiri sudah tidak bisa ditelusuri lagi, sebab usianya yang sudah mencapai ribuan tahun. Hal ini sama tuanya dengan sejarah Tiongkok yang sering banyak terjadi peperangan. Saat seni tersebut digunakan untuk berperang dan mempertahankan diri sudah dikenal, dan dalam bentuk yang masih sederhana. Oleh karena itu, mungkin dari sinilah asal muasal seni beladiri yang disebut Wushu itu mucul.

    Kata Wushu berasal dari dua kata yaitu “Wu” dan “Shu”. Arti dari kata “Wu” merupakan ilmu perang, sedangkan arti kata “Shu” merupakan seni. Sehingga Wushu bisa juga diartikan sebagai seni untuk berperang maupun seni beladiri (Martial Art). Dalam olahraga wushu, kita juga mempelajari olahraga, beladiri,  seni, kesehatan, dan mental.

    Mempelajari Wushu tidak hanya terbatas pada hal-hal yang berhubungan dengan gerakan fisik dan kekerasan saja, akan tetapi juga melibatkan pikiran. Dalam mempelajari Wushu berarti kita juga belajar untuk mengolah pernafasan, dan memahami anatomi tubuh kita, kemudian juga mempelajari ramuan maupun obat-obatan untuk memperkuat daya tahan tubuh untuk pengobatan.

    Selain itu, berlatih Wushu juga akan melatih kita untuk lebih cerdas, disiplin, waspada, percaya diri, persaudaraan, berjiwa kesatria, dan lain sebagainya. Nah, itulah Sejarah Wushu Indonesia yang dapat penulis uraikan secara ringkas. Semoga bermanfaat buat pembaca semua!

    Sejarah Ski Air

    Sejarah Ski Air 

    Sejarah Ski Air - Ski air dimulai pada 1922 ketika Ralph Samuelson menggunakan dua papan ski dan sebagai jemuran sebagai tali derek di Danau Pepin di Lake City, Minnesota . Olahraga tetap menjadi aktivitas banyak diketahui selama beberapa tahun belakangan ini. Seorang pria yang bernama Samuelson mengambil aksi di jalan untuk melakukan acara dari Michigan ke Florida. Di tahun 1966, American Water Ski Asosiasi resmi diakui Samuelson sebagai yang pertama dalam catatan. 

    Sejarah Ski Air

    Samuelson merupakan pembalap ski pertama kali, pertama kali melakukan perjalan dengan jalan melompat, dan pertama untuk ski slalom, lalu yang pertama untuk menempatkan pada acara ski air. Kemudian Dia bereksperimen dengan posisi yang berbeda pada ski selama beberapa hari sampai tanggal 2 Juli 1922. Namun akhirnya, Ralph menemukan bahwa bersandar ke belakang di air dengan ski Tips dan menyembul keluar dari air di ujung dengan sukses. Beliau ditarik oleh saudaranya Ben dan mereka mencapai kecepatan 20 mil per jam. 

    Samuelson juga mencapai lompatan ski pertama pada tanggal 8 Juli 1925. Dia menggunakan 4 berminyak 'oleh 16' jalan. Perihal ini membuatnya jumper ski air pertama. Beliau kemudian menunjukkan olahraga baru ditemukan ke Amerika Serikat selama 15 tahun. Beliau melakukannya dengan menunjukkan dan oleh pelajaran mengajar. Lalu Samuelson bahkan melangkah lebih jauh dan terhubung belakang perahu terbang Perang Dunia I dengan 200 tenaga kuda. Beliau mencapai kecepatan 80 mil per jam. Hal Itu membuatnya menjadi pemain ski kecepatan pertama. 

    Peralatan pertama Samuelson terdiri dari tongkat barel untuk ski. Kemudian Dia  mencoba ski salju dan akhirnya membuat desain sendiri dari kayu yang dibelinya. Mereka ini adalah ski pertama dibentuk khusus untuk ski air. Lalu Samuelson membuat binding Nya dari strip dari kulit dan tali ski adalah selempang jendela panjang. Pemegang hak paten pertama untuk ski air itu oleh Fred Waller. Lalu mereka disebut Dolphin Akwa-Skees. Selanjutnya Samuelson pernah dipatenkan salah satu peralatan ski nya. Trik pertama dipatenkan pada tahun 1940 oleh Jack Andresen. Nah, itulah Sejarah Ski Air yang dapat penulis uraikan secara ringkas. Semoga bermanfaat.

    Kebugaran Fisik di Dataran Tinggi

    Kebugaran Fisik di Dataran Tinggi

    Kebugaran Fisik di Dataran Tinggi - Banyak faktor yang menentukan kebugaran fisik, sebagaimana yang dijelaskan terdahulu. Selain itu pengaruh lingkungan dengan segala aspeknya juga menentukan, seorang atlet dan yang bukan atlet dalam mempersiapkan fisik menuju pertandingan (kompetisi) pada  outdoors, indoor, dataran, ketinggian (altitude) hingga air. Persiapan dan kondisi lingkungan (enviroment) juga sangat mempengaruhi penampilan dan kemampuan seseorang. Hal ini, baik atlet maupun yang bukan atlet, Aklimatisasi dan Adaptasi lingkungan untuk mencapai kemampuan puncak adalah penting.

    Kebugaran Fisik di Dataran Tinggi

    Adapun beberapa permasalahan penting tentang dingin, panas, hypoxia, gravitasi, kualitas udara, ruangan khusus, infraksi antara penekanan lingkungan dan physiologi atlet dan nonatlet. Daerah dataran tinggi Takengon Kabupaten Aceh Tengah, adalah salah satu Kabupaten dari 23 Kabupaten/Kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Dikabupaten ini memiliki situasi lingkungan, dengan ketinggian yang memiliki suhu yang rendah dibandingkan dengan daerah TK II lainnya. Dataran tinggi (high land) Takengon berkisar lebih kurang 900-2600 meter, dan memiliki suhu udara 14- 240C.

    Ryan (1974) mengungkapkan bahwa hubungan antara ketinggian dan kemampuan fisik/performance capacity adalah memberi pengaruh yang besar terhadap respon faal tubuh. Dan metabolisme otot skelet manusia selama latihan akan berubah pada ketinggian, panas dan dingin. Kemudian Ada tiga aspek umum terjadi apabila tidak ada aklimatisasi terhadap individual. Exhibit muscle glycogen breakdown, glycolitic, dan lactate accumulation Individu. Maximal oxygen intake menurun dengan meningkatnya ketinggian dari permukaan laut, lebih kurang 3% per 305 meter (1000 feet).

    Penurunan tekanan barometer dengan bertambahnya ketinggian, akibat penurunan tekanan oksigen parsial di udara maka terjadi akut hypoxia stimulasi ventilasi selama istirahat dan latihan. Walau bagaimanapun kapasitas kerja dan daya tahan pada mulanya menurun, sesudah berada dan aklimatisasi pada ketinggian, menyebabkan peningkatan toleran meningkat. Hal ini Menurut Buskirk yang dikutip oleh Pandolf (1990) setelah 4 –5 minggu berada dan tinggal di atas 4000 meter, individu atau atlet dari dataran rendah mampu berkompetisi dengan atlet yang tinggal di dataran tinggi sejak manusia lahir. Nah, itulah Kebugaran Fisik di Dataran Tinggi yang dapat penulis uraikan secara singkat. Semoga bermanfaat!

     

    Copyright @ 2013 Carspecreview Inc..